Rabu, 21 Januari 2015

Komponen Dan Faktor Pendapatan Nasional

Komponen-komponen pendapatan nasional dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nasional adalah sebagai berikut:
1.      Komponen Pendapatan Nasional Berdasarkan Pendekatan Nilai Produksi
Komponen-komponen pendapatan nasional yang termasuk dalam penghitungan dengan metode produksi, di antaranya, adalah sebagai berikut.
a.       Pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan
b.      Pertambangan dan penggalian
c.       Industri pengolahan
d.      Listrik, gas, dan air minum
e.       Bangunan
f.       Perdagangan, HOTEL, dan restoran
g.      Pengangkutan dan komunkasi
h.      Bank dan lembaga keuangan lainnya
i.        Sewa rumah
j.        Pemerintahan dan pertahanan
k.      Jasa-jasa
2.      Komponen Pendapatan Nasional Berdasarkan Pendekatan Pendapatan
Komponen pendapatan nasional berdasarkan pendekatan pendapatan adalah sebagai berikut :
a.    wage (upah atau gaji), adalah pendapatan yang diterima pemilik faktor  produksi tenaga kerja
b. Rent (sewa), adalah pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi tanah, gedung, dan harta tetap lainnya
c.   Interest (bunga), adalah pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi modal
d.   profit (keuntungan), adalah pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi kewirausahaan.
3.      Komponen Pendapatan Nasional Berdasarkan Pendekatan Pengeluaran
Komponen-komponen yang termasuk pendapatan nasional menurut metode pengeluaran adalah sebagai berikut :
a.       Rumah tangga dengan jenis pengeluaran Konsumsi ( Consumption/ C )
b.      Perusahaan dengan jenis pengeluaran Investasi ( Investment/ I )
c.       Pemerintah dengan jenis pengeluaran Pemerintah ( Government Expenditure/ G )
d.      Masyarakat luar negeri dengan jenis pengeluaran Ekspor – Impor  (Export – Import/ X-M )
4.      Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nasional
a.       Kualitas sumber daya manusia
b.      Potensi sumber daya alam
c.       Jumlah modal yang digunakan
d.      Tingkat tekhnologi yang digunakan
e.       Stabilitas keamanan
f.       Kebijakan pemerintah
g.      Keadaan geografis dan geologis
h.      Konsumsi, tabungan, dan investasi: Konsumsi adalah pengeluaran total untuk memperoleh barang-barang dan jasa dalam suatu perekonomian dalam jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun), sedangkan tabungan (saving) adalah bagian dari pendapatan yang tidak dikeluarkan untuk konsumsi. Pengeluaran untuk investasi merupakan salah satu komponen penting dari pengeluaran agregat.
i.        Permintaan dan penawaran agregat :Permintaan agregat menunjukkan hubungan antara keseluruhan permintaan terhadap barang-barang dan jasa sesuai dengan tingkat harga. Permintaan agregat adalah suatu daftar dari keseluruhan barang dan jasa yang akan dibeli oleh sektor-sektor ekonomi pada berbagai tingkat harga, sedangkan penawaran agregat menunjukkan hubungan antara keseluruhan penawaran barang-barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan dengan tingkat harga tertentu
Menurut Pendapat Dedi Mulyadi, 2003:20
1)      Hasil
Tingkat pendapatan bisa diartikan merupakan nilai hasil dari jasa-jasa yang dihasilkan suatu perekonomian dalam yang dihitung dengan menggunakan (tiga cara pendekatan yaitu pertama dengan metode produksi (cara pendekatan produksi), metode pendapatan (cara pendekatan pendapatan), dan metode pengeluaran). Masing-masing metode tersebut menghasilkan nilai pendapatan yang berbeda-beda.
2)      Semangat
a)      Untuk membuat rencana dan melaksanakan program guna mencapai tujuan
b)      Untuk memperoleh taksiran akurat tentang nilai barang dan jasa yang dihasilkan dalam usaha
c)      Untuk melihat kemajuan dibidang perekonomian guna mencapai kemakmuran
d)     Memenuhi segala kebutuhan demi kelangsungan hidupnya. (Dedi Mulyadi, 2003:31)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar